Ketegangan Nonton Bola di Camp Nou, Barcelona vs PSG 6:1

"Ceritanya begini kenapa pertandingan malam ini bakalan seru." bahas Fahris dalam perjalanan kami menuju Camp Nou Stadium.


Malam itu di Camp Nou Stadium ada tanding bola Barcelona vs PSG. Memang dari sebelum berangkat ke Eropa, Fahris sudah memesan tiket online di https://www.viagogo.com/.  Tiket sudah siap ditangan dan itinerary dirancang dengan agenda khusus salah satunya adalah nonton bola ini (cowok banget ya). Sebenarnya membeli tiket online ini cukup mahal untuk posisi bangku atas, harga yang tertera di website juga dikenakan pajak lagi, tapi kami ga mau ambil option go show karena malah bisa ga kebagian tiket, apalagi untuk pertandingan besar seperti ini. Benar aja, siang di hari yang sama kami jalan-jalan ke Sagrada Familia dan mampir ke Camp Nou Official, iseng mau cek harga tiket disana berapa, tapi hasilnya semua tiket sold out, untung kami sudah beli online, yipiii.


Kami sengaja pindah hotel dari daerah sentral Placa de Catalunya ke sekitar Camp Nou karena pengen mandi dan istirahat dulu sebelum ngeluarin energi jadi supporter, dan lagi-lagi karena ini pertandingan besar,  terlihat dari siang pun, metro sudah penuh orang dengan tujuan yang sama station Camp Nou. Kebayang kalau malam selesai pertandingan harus balik ke sentral lagi, metro akan sangat berjubel dan keburu ngantuk. Kami memesan kamar di Air bnb, lucunya tetangga sebelah kamar adalah supporter PSG. Pemilik Air bnb sudah menginfokan terlebih dahulu saat konfirmasi booking, apakah hal ini oke buat kami, apakah tidak masalah kalau "serumah" dengan supporter PSG hahaha




"Jadi kondisinya Barcelona vs PSG kalah telak di kandang PSG pada Game-1 dengan score 0-4 (15/02/17), dan malam ini adalah tanding balasan Barcelona vs PSG di kandang Barcelona sendiri (09/03/2017), kalau mau menang Barca harus minimal ngalahin PSG dengan score 5:0, minimal!, nanti kamu perhatiin striker jagoannya ada tiga: Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.", Fahris panjang menjelaskan. Barca harus mati-matian bertanding malam ini dan berjuang keras buat nge- golin 5x, dan ga boleh ke- golan dari PSG sama sekali. Wohohoooo


Kami pun keluar rumah setelah mendengar tetangga sebelah sudah jalan duluan, duh jadi agak takut pake atribut Barca. Jalanan menuju stadium sudah penuh dengan para supporter tuan rumah dengan kaus berwarna biru list merah. Pria, wanita, tua muda sampai dengan anak-anak dibawa serta untuk mendukung tim sepakbola mereka. Stadium juga sudah penuh dengan supporter, ada yang sudah mengantri masuk, ada yang memenuhi booth penjual makanan dan minuman, membeli amunisi sebelum masuk stadium. Pengalaman seru sendiri buat saya yang ga pernah nyantronin pertandingan bola di depan tv pun kecuali Final Piala Dunia, yang kadang juga miss dan tinggal liat update score di social media aja :) 


Antrian masih belum bisa masuk karena mempersilahkan supporter minoritas dari PSG masuk duluan di tempat "special" , wing khusus mereka yang besarnya hanya sepersepuluh pie kelilingan Camp Nou Stadium, mungkin biar pertandingan lancar dan tidak ada insiden yang tidak diinginkan, begitupula saat selesai pertandingan nanti para supporter lawan baru diperbolehkan keluar setelah stadium sepi dari supporter biru. Tiket elektronik diperiksa saat masuk security check, kami tidak perlu mem-print tiket karena tinggal scan barcode dari handphone. Setelah itu kami hanya perlu mencari gate yang sesuai dengan nomor gate yang tertera di tiket. Kami agak berlari mencari gate, karena waktu menunjukkan tinggal 10 menit sebelum mulai pertandingan. Akhirnya nomor gate pun ketemu, kami menyerahkan handphone kembali untuk scan barcode dan mulai mencari area nomor kursi kami, dan karena kursi nya di atas, lumayanlah ada sekitar 5 paket anak tangga yang perlu dinaikin, jadinya sudah menggebu-gebu duluan 😂



Masuk ke dalam stadium, kursi mulai penuh dengan pasukan biru, di kursi sudah disediakan bendera Barcelona, mayan sekalian buat oleh-oleh 👀. Nyanyian bergemuruh di dalam stadium, houoooo houooo houoooo o o o o. Saya dan Fahris juga ikutan nyanyi melebur dengan pendukung lain. Bergantian dari sisi kanan stadium, sisi tengah dan sisi kiri bernyanyi membahana untuk memberi semangat para pemain sebelum mulai pertandingan.






Pertandingan pun dimulai, dengan lincah kedua tim menggiring bola, sampai akhirnya Goooooollllll, Gol pertama Barca menjadikan score 1:0Kaget saya karena supporter yang berteriak riang, dan lebih ketawa lagi saya melihat reaksi Fahris yang berdiri tepuk tangan, serius banget nontonnya, ga boleh ganggu konsentrasi. Saya asik mendokumentasikan saja, walaupun di kursi atas, jaraknya tidak terlalu jauh karena tidak ada jalur lain diluar lapangan, dan ada screen besar kanan kiri stadium yang men zoom in pergerakan pemain dan memperlihatkan update score. 


Cukup dengan keriangan gol pertama Barcelona itu, pertandingan di mulai lagi, bola ditendang antar pemain, ke sisi Barcelona maupun PSG bergantian memperlihatkan kelihaian bermain bola. Amazing. Pertandingan terus berlanjut, Barca terlihat gagah bermain dan mencetak gol-gol selanjutnya 2:0, 3:0 sampai mencapai score 4:0. Setiap angka memberikan kejutan dan kegembiraan di kursi penonton.


Sampai saat pergantian pemain PSG yaitu Angel Di Maria, kerasa sekali nuansa permainan berubah, Di Maria seperti mengangkat kepercayaan diri PSG dan bisa luwes menguasai lapangan. Pemain PSG berbalik menyerang Barca dan diakhiri dengan gol PSG. Yaaaah Yaahyaah. Cetakan gol PSG ini membuat pecah riuh di sisi wing PSG dan hening di sembilan per sepuluh stadium. Langsung lemas deh penonton, termasuk saya. Hal ini berarti Barca harus mencetak lebih banyak gol lagi untuk menang, dan sekarang sudah hampir berakhir babak kedua. Saya jadi ikut serius nontonnya, ikut bersorak dan menahan napas saat bola mepet-mepet ke gawang. Seru juga ternyata nonton bola. Thanks Fahris udah ajak nonton (cieee pacaran). 



Saya ingat pemuda yang berdiri di depan saya pindah tempat menjadi baris paling depan untuk memberikan semangat terakhir. Injury time sangat berarti bagi Barca, baik pemain maupun pendukung di Stadium dan seluruh dunia yang menunggu hasil akhir. Suasana menjadi sangat tegang, seruan, nyanyian dikumandangkan, bendera Barca diayunkan menambah keseruan nonton bola malam itu dengan udara yang mulai kerasa dingin.  




Kejutan yang ditunggu-tunggu pun datang, gol Neymar membuat pecaaaaah Stadium, menjadikan score sekarang 5:1, tinggal satu gol lagi, satu gol aja, Barca terus berharap cemas. Pertandingan belum selesai, penonton hening, mata tidak lepas dari bola yang disepak kesana kemari. Jelang detik-detik terakhir Neymar menendang bola, bola disambut pemain yang berada di depan gawang, bola ditendang lagi, hap kemana bolanya, huwaaaa ternyata BOLA MASUK saudara-saudara, kontan seisi stadium bersorak gila. Penonton menahan diri sampai dengan peluit tanda pertandingan usai. Pritttt Prittt Pritttt, akhirnya permainan selesai dengan score akhir Barcelona vs PSG 6:1 Luaaar Biasa. Legaaa rasanya, kami pun berpelukan, teriak-teriak, bernyanyi lagi. Tegang banget, deg-degan, histeris, ga tahan sampai pelukan ke madam sebelah saya, "we won we won", serunya. Saya yang ga suka bola jadi antusias dan nonton pake urat, jadi serak suaranya. 

"Ternyata seru juga yaaa". "Sejarah ini", kata Fahris. Cukup lama penonton bergembira, berfoto dan membahas pertandingan, sampai akhirnya kami juga ikut beranjak pulang. Diluar kami lihat ada antrian di salah satu Gate, mungkin para supporter menunggu para pemain keluar untuk mengambil fotonya. Dalam perjalanan pulang, jalanan sudah sepi, sambil jalan kaki dan ngemil French Fries (kelaperan 😛 ), kami masih membahas gol-gol tadi. Sampai dirumah dengan aman, pelan-pelan kami masuk ke kamar, "tetangga sebelah udah pulang belum ya," tanya dalam hati, dan ternyata mereka check out pagi sekali besok harinya. Well well. Bolehlah diajak nonton bola lagi, Pak Fahris. 



















  






Lucerne, Impressive Mountainous Panorama

Lucerne atau Luzern adalah kota kecil yang berada di Swiss, jangan kaget kalau kamu akan temukan kata Lucerne bukan hanya di kota Lucerne,  karena Lucerne dipakai juga sebagai nama jalan di kota lain di Swiss, di Zurich misalnya. Kami sempat bingung saat buka google map di Stasiun Zurich dan menemukan lokasi Lucerne ada di sekitar stasiun, karena kami sudah booking hotel juga di kota Lucerne, jangan-jangan salah, akhirnya kami bertanya di tourist information dan menurut penjelasan mereka bookingan kami sudah benar di kota Lucerne, bukan di jalan Lucerne di kota Zurich, fiuh :D

Kami berangkat dari Zurich ke Lucerne menggunakan Swiss Railways (SBB) dengan waktu tempuh yaitu 58 menit. Saat baru sampai stasiun Lucerne, pandangan pertama yang kami lihat adalah beberapa orang membawa papan ski, ya Lucerne adalah kota pengantar menuju Engelberg yaitu kota dimana Mt Titlis berada, pegununan berselimut salju tempat mainnya skiers.

Di tengah kota Lucerne terdapat Lake Lucerne. Danau ini istimewa karena dikelilingi oleh deretan pegunungan Mt Rigi, Pilatus & Stanserhorn, panorama pegunungan dengan salju di puncaknya ini sukses memanjakan mata dan jiwa. Superb.



Swiss termasuk juga kota Lucerne adalah tempat yang ramah pejalan kaki dan binatang peliharaan. Sore itu kami berjalan santai di tepian Lake Lucerne, merasakan udara yang bersih dan segar, agak dingin walaupun jalanan sudah tidak bersalju. Banyak pejalan kaki lain juga membawa binatang peliharaan, kebanyakan anjing dengan berbagai jenis mulai yang imut sampai yang LUCU.

Feel free to do this


Di sekitar hotel di pinggir danau, kami melihat booth yang menjual snack, kami pun membeli small bite cakes Magenbrot dan almond caramel. Snack ini seperti bolu padat dengan rasa cinnamon & clove, sedangkan almond caramel nya cruchy dilapisi caramel dan cinnamon juga. Enak dan ga terlalu manis, pas untuk cemilan sambil duduk-duduk santai dan mengurangi rasa dingin.



Lovely city, I want to live in here another day



Menikmati alam, menghirup napas dalam, senyum dan menyapa para pejalan kaki lainnya adalah seni menikmati hidup disini.


Feel great 




 - Lucerne 03.03.2017 -
Ella & Fahris

Now i have you, my best travel companion who really can handle me and maps.
This is the place which impressed us with natural view of mountains.
One beautiful story of our Honeymoon trip.

Use Your Instinct

Once I went to turkey, this is special traveling because usually I travel with my friends when I go far, but this time I travel alone. What I would like to bring in is the story about using your instinct because  a lot of thing will happened when you traveling to places that you never been before, sometimes cultures are different and you have to prepare where you wanna go exactly, how to get there. Before you go, prepare the detail and very thorough.

So the story goes like this. When I went to turkey, my first destination is Cappadocia, where you can take hot air ballon with the beautiful view like you are in the moon, one of the star wars movie shooting taken place. Some places such as : Ihlara Valley, Goreme Open Air Museum, Uchisar Castle, Derinkuyu Underground. To get there I need to change my flight from Ataturk International Airport to the domestic one, Instanbul S Gokcen Airport. I have the time in between before I continue to the next flight and I was planned to visit The famous Blue Mosque. I decided to take the train to get there. I bought the ticket/ the coins they named it Jeton,


On the train, I met two guys, had good conversation and share our experience. After couple stops, there are another guy come along approached us and he would show to us the way to get to the Blue Mosque. "We have to get out in the next stops", he said. Well I just followed them without thinking much. I just followed them because we already have such connection. We talked and I was thinking maybe he knows better about the area. So I get out , go down from the train. But after seconds, I have mix feeling and question: "are they correct?' I immediately scan the area (like matrix movie) and I just realize this station pretty quite, that not many people there, view ladies, and some are locals. And then I saw my map and try to match the location with the map to know how far this station from The Blue Mosque. But, the fact is Blue Mosque is still 8 stops a head. 


After that I decided not to follow them, maybe they are up to something no good. I saw the three guys talked and then one of guy came to me and said “lets go we are going to the other platform through the tunnel” , I though its funny, because that’s the way back to our first started. I looked at the tunnel and my instinct said "I just don’t want to go with them. I don’t have the time because I have to catch the other plane. It might be wrong, I don’t wanna get my self into trouble." And then I said "No thank you, sorry I am not going with you guys, I will wait here and continue with the other train. Nice to meet you all and have a nice trip." And then they off they go. And after that I approached local people and standed besides them while I was waiting for the next train.


I feel that I was correct, I feel really good, I made that decision not to follow them. I’m glad that I follow my instinct so I’m safe.

Just left that unique story behind. Then Im happy Im back to the train again, continue my trip and I enjoy this super beautiful city.

Simple Life does Exist.



Now I would like to share my thinking about the life that we live today in the big city, we are live in hectic life now a days, full of target, full of expectation. In big city, you can see a lot of properties, luxurious cars, big houses, everything you do you have to pay, everything you want you have to pay. Eventhough you drive, you turn back your car, you have to pay pak ogah, right? Nothing is free in big city.

But different story, if I compare big city to village or smaller city. The simple life does exist. Through my experience when I went to Bali. Me and my friend, we rode motorbike. We were enjoying holiday, we went to empty beach in nusa dua, they called it Geger Beach. 




The beautiful scenery of Geger Beach. Selfie is not the Purpose :p

While we were about back home. Suddenly our motorbike died. 

What happened? 

We tried to analyze, and then we realize that we saw the wrong gauge at motorbike. Because in the car full is on the right but this time full is on the left , so right is empty. (poor us

We can not move on anymore. 

We were somewhere in the village, near the beach, and then we saw some village people sitting there, just resting after take care of the land of their land owner. 

We approached them and we told them that we have a problem with gasoline. 
They laughed and asked why? We told them the story. And I’m surprised that one of people offered us :  "How about I go and I buy gasoline for you." Wow that’s a kind man. And then I give him the money to get gasoline. After couple minutes he came back and he brought  2 liters of gasoline and we filled up the gas. After that he tried to give the change back to us. I said: "no no no you can keep it". And then he said: "no no I am only happy to help you." he smiled. Then I said : "Ya, thank you but just keep it,  just give the money for your kids."

His face looks so grateful when I said that. And then he asked his kids to come to him and said "Nak, this is money for your school tomorrow." 

It's so touching me. The point is they didn't ask for money, they didn't ask something to return. They purely just want to help you.

=================================================================================================

That’s only one story, another experience I had. This is similar experience that I miss in the big city. When I went to Lombok, I love Lombok expecially in gili trawangan. The beach is so gorgeous. I was walking on the beach and I have a temptation to swim like everyone else. But my biggest concern is I have wallet and I have cellphone. I don’t now anyone there and there is no locker, nothing.  





And then I went to small waroeng, and said : can I leave my belonging here? The Guy said, "Oh Yes" with big smile, so welcoming. "it's oke, just hanging it here, it will be safe." I even didn't buy anything there, without a doubt I left my stuff there at the place where exposed to everybody, still in my mind said: "Can I trust this person?" 

After 2 hours I swam, I came back and then suprisely, everything is still Intact. Perfect. I thanked to the guys, Im very happy, I smiled and felt just want to give something. I was about pull up my wallet and eittss he stopped me and said : "No its fine, you don’t need to give me anything, I didn’t do anything to you." 

He even said: "You know we are people in Lombok, we promise that we should help you to feel comfortable, make sure you feel secure. We are so happy you are here. So you don’t need to do that." 

"Ok ok im sorry". I'm surprise again.. "Well I appreciate it, thank you" then i leave. Im happy.

From there I learned something. Simple life is still exist. People happy to help others. People help you without asking something to return. That’s why I would like to back again visit the place like that, just to realize that different life, simpe life does still exist. I also encourage all of you to get out there, to feel it and to do the same thing. 



===========================================================================================

NB : Again the story above is my speech for Project No 3 ToastMaster


Look at that expression ^ ^

Taraaaa

My Fellow Toastmaster

Running & Put Myself Into The Race

Hi Everyone,



I would like to share to you about my hobby. Im interested on this kind of sport.


Do you know the most popular sport in Indonesia for the last two years? Yes, running.


I would like to share when and why I started running. 
Some people said, running, It can help you strong, health, happy and also for young lady like me, it will help to getting better shape :)

2 years a go, one of my friend asked me to run there in Puncak, Bogor: “bring your shoes and your stuff, we will run in puncak." It happened, at 5 am we took angkot to Puncak. And we started run in the little hill. That’s my first experience, they introduced me running on the ground, loose soil & grass, not only on the road or treadmill in the gym. My friend told me hey c’mon don’t run like walking in the mall. Watch your step, put your feet up the ground, lift your leg, make the leapI keep my feet moving up the hills and down from slow moving to get faster. Change the uncomfortable became enjoy. I realize I can enjoy it, especially when I looked at the view around me, beautiful scenery, beautiful sunrise, fresh air, put yourself on the green field, peacefull feeling with beautiful misty morning. The most important thing, I can make nice pictures with background mountain behind. I love to do my favourite pose, jump and make a levitation, and if you can take a picture at the right angle, I can make a giant leap and I can get a picture "Jump Up The Mountain. I fall in love right at the intance.



From there I continue participate in any kind of trail running and races. Last year I ran in Mt. Pancar, Mt. Gede, Kawah Ratu Mt Salak and Mt Rinjani. I enjoy relaxing on the grass after run, go up and sleep in Surya Kencana Mt Gede, or I enjoy when I stand up at Mt. Rinjani and the moment when my eyes straight to the cloud and amaze with the view of the land and the lake down there. Also my experince by follow the race. 


Hiduplah Indonesia Raya.

Everytime I listen Hiduplah Indonesia Raya, I remember the time before I started running race. I waited behind the start line with my heart beat goes really fast. You know what, that’s the mix feeling, you feel scare and excited, because when the end of the song, the race director going to pull up the flag and everyone have to run as fast they can like crazy.


If we talk about race. That’s is one thing that makes me run and train my self, is when I register in from of computer. Look at the event, thinking should I participate of this running event or not. Am I ready? It is always come to my mind. If I ask me I think im not ready,  never be ready, but I click submit anyway.


One moment, I started it from when I clicked on the registration. Oh my god that is the time for me now to get ready for the race. From that moment almost every morning I woke up, I run. By doing the race keep me movitated. Race is a challenging, push your body to the limit, how far you can go and how fast you can go. Instead of back to sleep, "maybe later", Nope, because I already give my commitment to race at that time I registered it.  I stand up, I woke up early and moving get exercise, Sometimes 5 km, 10 km, I push my self to know my limit. And you know what, not only me and actually some people ever experienced this : for example your target is 10km but in 7km your muscle getting ache, fast breath and when your mind working : "One side I wanna stop, go to warung or indomaret get a drink. And the other one says keep moving, that’s only a valve alarm, Its not true, your body will recover and getting better soon." Fiuhh


Anyway besides running, I also work on my core, muschle, and upper body as well as my leg. Because running is not only your strength leg, but also strong core because if you swing, your core is working. It’s a good thing because continue doing that all exercises being able to make me strong, health and happy, well sometimes pain. I wonder why people like tortured themself, like I am doing :p


So by doing all that, the race keep me motivated. Keep thinking of the race make me wake up early in morning just  think about I have to train my self. If I don’t have a goal or target in the race or not join any race then its gonna be hard for me to wake up in the morning to start training. That’s why for my self , I need to put my self into that situation you gonna keep going in life to stay healty, to stay motivated, not give up easily and happy. So the ultimate goals is happiness when you reached “the finish line”.


NB :
Running could be the one hobby for you, give it a try. You might like it or you might not like it. 
But I guarantee, by doing running, it will bring you happiness and healthy life style.



Thank you

========================================================================

The writing above is my script for Project no 1, The Title : Running and Project no 2, The Title : Put My Self Into The Race that i delivered as My Speech in Pertamina Toast Master.


Hihiii My Smile during My Speech Project No 1

Me with The Best of Table Topic, The Best Evaluator and Educational Master.
The best speaker of the day ( No. 1 from 2) not bad :p

Deliver My Speech Project No. 2 (Numpang Speech At SCBD Club)

with SCBD Toast Master Club.. Nice Club. Thanks for your "slot time" for me


You can see many happy faces  of me when running at http://globetrotter87.blogspot.com/2014/12/pensieve-ella-2014-traveling-for-love.html 


Pensieve Ella 2014, Traveling for Life Balance

Haii hahahaaa this is ella, yes the real ella : D : D : D


Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa saya masih dalam keadaan sehat wal'afiat dan memulai lebih awal sebelum dibukanya lembaran tahun 2015 untuk kembali berusaha, dengan niat yang keras, mengumpulkan ingatan-ingatan yang mudah-mudahan masih banyak nempelnya jangan biarkan menguap ya (amit2), untuk mulai menulis (lagi).

Sudah sekian lama tak terasa, satu tahun kemudian pun berlalu. Mari penuhi lagi niat awal si Globetrotter ini, memindahkan memory perjalanan ke blog sehingga memberi manfaat bagi diri sendiri dan orang yang membutuhkan info (mudah-mudahan berguna ya). 

Bayangkan kita sekarang ada di ruangan kerja Kepala Sekolah Dumbledore, berjejer foto-foto kepala sekolah Hogwart yang tersenyum bermain mata, melewati barang-barang antik yang menggoda untuk disentuh (Don't touch anything, pesan Prof McGonagal sebelum naik tangga garuda), lalu berdiri phoenix yang sedang sakit batuk, kehilangan warna merah cantiknya di sebelah kanan meja kerja di atas piringan emasnya, lalu berjalan sedikit ke kanan seperti ruang kecil berbentuk tabung silinder tinggi (re: bukan toilet) berpancarkan cahaya biru kehijauan dari cermin cembung (berbentuk seperti wastafel) di dalamnya. Coba dekatkan kepala anda, ya lihat dengan lebih menunduk, lihat lebih dalam sampai ujung hidung menyentuh permukaan seperti air dan aaakkkkk tersedot jauh ke liang waktu, napas berkurang dan bruugg jatuh masuk ke tempat yang tidak familiar. Pensieve Ella.

Di tahun 2014 ini dengan perasaan bahagia sudah saya lalui bukan hanya traveling, tapi traveling yang banyak memberi manfaat, memberi kebugaran, kesenangan, cinta dan keseimbangan dalam hidup.

1. Umroh 

Ketika di tahun 2013 saya sudah menjelajah ke tempat yang lebih dari 11 jam perjalanan pesawat, hati saya pun mencetuk dan merasa ada tempat yang lebih baik yang perlu saya segerakan datangi. Keinginan yang sangat membucah untuk datang ke tempat kesayangan-Nya, ingin merasakan kebahagiaan bahkan saat bahagia itu berupa tangisan dan kedamaian. Yah disinilah tempatnya. Dengan izin-Nya pula do'a saya segera dijawab dan berangkatlah saya di bulan maret 2014 ke Madinah, Mekkah dan sekitarnya untuk menunaikan umroh sekaligus traveling rohaniah/ wisata hati.

Madinah, kota yang tenang dan sejuk

Manusia dari seluruh belahan dunia berkumpul untuk berdoa di sini, di tempat yang sangat dekat dengan-Nya, Kabah, Mekkah.

My team, my brothers & sister, only 7 of us.

Kelegaan karena sudah melalui umroh, berdoa minta sehat sudah, minta ampun, minta lancar dunia akhirat, dan yang paling khusuk minta jodoh. 

Kembali melihat resolusi 2014 saya, sebagai anak muda yang ga mau cuma bikin resolusi tanpa action, saya melancarkan aksi-aksi untuk mencapai resolusi saya di tahun 2014 yaitu : Healthy & Beauty. 

Lalu apa kaitannya sehat dengan traveling? tentu banyak. Saya melihat dari perspektif luas, untuk bisa melakukan traveling yang optimal kita perlu menjaga kebugaran, untuk bisa melakukan photoshot di tempat-tempat yang indah, badan ini juga harus dijaga kesehatannya, untuk bisa melakukan traveling yang tidak biasa dan yang pastinya view alam yang sangat indah nun jauh dan susah didatangi, kita perlu tubuh yang kuat. Semua hal-hal yang positif itu memberi saya energi untuk menikmati traveling dengan berlari.

2. Kampung Awan, Pondok Pemburu, Sentul Bogor


Saking banyak tempat hijau, segar dan pemandangan indah di sekitar sentul berupa sawah, gunung, dan air terjunnya, saya sampai kebalik-balik nebak nama tempatnya. Rute pun macam-macam, untung ada banyak teman yang menemani jadi tugas saya hanya berlari saja dengan variasi rute on the spot yang kita tentukan.
Pondok Pemburu 1 January 2014








Latihan single track di pematang sawah

Heyyy Who can Do the Giant Leap, No Camera Please

Sepanjang hari, background gunung salak terlihat jelas, sampai selesai acara lari-larian.


3. Tahura, Taman Hutan Raya Ir H. Juanda, Bandung


Race trail pertama saya, bertemu dengan orang-orang sehat yang lainnya. Ehem gini-gini bisa dapat juara 10 loh untuk course woman open http://www.indonesianbiking.com/#!hasil-perlombaan/cl92 . Mudah-mudahan bisa mempertahankan di race 2015 dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan pemandangan lebih indah. 

Cheese.. Harusnya kalo finish larinya ke tengah sama bikin gerakan fenomenal ya biar fotonya keren,
bukannya malah minggir sama kasih 2 jari :p

Happy face after finished the race



4. Gunung Pancar

Kita harus melalui hutan gunung pancar untuk bisa sampai kesini, membelah bukit, merangkak lewat semak sebelum segar-segaran di air terjun. *Lovely*




anak kampung (1)



5. Kawah Ratu, Gunung Salak


Foto dibawah ini tampak seperti latian tentara ya, itu kesan pertama. Lama-lama karena pemandangan hijau, batu belerang berbentuk kawah dan bau kentut dimana-mana membuat kita enjoy berlari bersama-sama. Anyway dulu ada yang jail nyembunyiin sepatu saya pas sedang muter-muter berendam kaki di air hangat, lumayan deh kaki ini kepanasan nginjek batu di dasar sungai :(




6. Gunung Gede

Ini gunung susah-susah gampang. Ciaelah mentang-mentang udah ketemu puncaknya, Kontur yang pastinya makin lama elevasinya makin miring dan susah dijalanin. Kalau habis hujan, tanahnya bisa sangat slipery & becek. Batu-batunya juga gede seperti nama gunungnya, jadi kudu hati-hati kalo ga dikasih oleh-oleh gunung gede pas lari turun buppp oleng, Pant*t kena batu aucccchh..Tapi asiknya kalau sudah sampai puncak dan nikmati tidur-tiduran di surya kencana, sudah lupa tuh rasa sakitnya jatuh hehee.


Puncak gede & surya kencana



7. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Katanya sih kalau sudah berani ikut lari disini maka sudah masuk ke tahap medium high karena terkenal gunung ini punya medan yang sulit bahkan bagi pelari dunia. Ada di area hampir ke puncak yang kalau kita melangkah 1 langkah turun mundur 2 langkah, karena jenis tanah yang melorot dan bebatuan kerikil kecil-kecil. Coba deh. Gunung ini rutin menjadi tempat event ultra trail run *tutup mata*






8. Bogor Area



Tak terbantahkan udara yang sejuk, asri di area puncak, kebun raya, dan kota bogor sekitarnya jadi tempat favorit berlari pagi-pagi, selain biaya murah karena dekat rumah. Modal kaki sama uang Rp.4000 buat pulang kalo capek naik angkot.






with mexican man

lilitan akar dari pohon ratusan tahun di Kebun Raya Bogor

Hap hap hajar.. Pernah punya pengalaman lari menuju air terjun tapi lewat jalur sungai. Nah begini pemandangannya.


Lompat ke air, nyebrang sungai, manjat batu. Taraaa. 

9. Car Free Day Area

Pindah kerja dari area utara ke tengah membuat saya sering berkunjung di sekitaran monas & car free day area sehingga memberanikan diri saya ikut race kedua tapi kali ini di road : half marathon. Jangan tanya juara berapa deh, yang ikut 6ribuan, masuk 100besar saja bersyukur. Kapan lagi lari di kota jakarta dengan bebas seperti kita yang menguasai jalanan kayak preman tanpa kendaraan beroda.






saat ada acara ultah AU

Half Marathon, Jakarta Marathon 2014, Next year Bali Marathon, maybe? Yes (done)


Kebanyakan ya fotonya? foto lari semua lagi, Mudah-mudahan menyegarkan mata karena pemandangan alam.

Sekarang kita beralih ke leisure time, setelah capek olahraga ada saatnya kita hanya menikmati me time, people watching & keanekaragaman hayati.


10. Jakarta Sepi

Berhubung lebaran ga mudik, boleh dicoba datang di jakarta saat tidak padat. Kumpulan fotografer berkumpul untuk mengabadikan moment tersebut. Saya? jadi turis dadakan :p

manfaatkan fasilitas public yang ada

bundaran HI diliat dari drone - anonim

Yasudahlah ya foto sekarepmu El


11. Gili tawangan, Gili Nangu, Gili Air, Lombok Nusa Tenggara Barat


Tempat santai-santai paling tepat untuk melupakan rutinitas ya bener di Gili. I was being a different person here, super lazy, but woke up early to catch the sunrise, main-main keliling pulau, nyebur, ngikik kayak anak kecil. Hidup sehat.


Asoy

i miss gili already right now

Kambing pose

under water


12. Surabaya


Suro (Ikan Sura) & Boyo (Buaya), Jawa Timur, Indonesia. Banyak makanan khas dan termasuk kota besar di Indonesia yang bersih. Saya sempat keliling lari pagi dan mendatangi pasar subuhnya, aman untuk cewek, ga ada orang iseng di jalanan.

kalo ga ada mereka ga rame, miss you all

Zangradi,



Lontong Kediri isi kerang cilik-cilik


13. Semarang

Kota di Jawa Tengah ini juga tempatnya pujasera, seperti lumpia semarang, baso tahu, bandeng presto, nasi liwet adalah beberapa makanan khas yang bisa dicicipi di Semarang. Merk nya pun bermacam-macam, kebetulan saat itu saya mencoba tahu baso Puji Ungaran, Loempia Express,Loenpia Mbk Lien, Nasi Liwet Simpang Lima, Bandeng Presto Juana.



14. Komodo, Sailing Trip, Nusa Tenggara Timur

Jelas destinasi ini paling berkesan bagi saya di tahun 2014 karena setelah naik gunung rinjani, turun ke laut untuk ikut komodo sailing trip 3D2N. Saya mendaftarkan diri di kencana adventure http://www.kencanaadventure.com/ dan ambil paket cabin untuk 2 orang, berangkat dari labuan lombok ke labuan bajo. Rutenya adalah : Bangsal - Labuan Lombok, Satonda Island, Gili Laba, Komodo Island, Pink Beach, Labuan Bajo. Warna biru laut yang adorable, berinteraksi dengan teman-teman baru serta menjadi saksi sejarah untuk New 7 Wonder in the World memang worthed dan membuat saya ingin pergi lagi ke bagian Indonesia Timur lainnya.


naik kapal kecil merapat ke pulau


komodo lagi songong

Terima kasih untuk teman-teman saya yang sudah mewarnai tahun 2014 saya, Terima kasih juga buat yang sudah meluangkan waktu membaca blog berjudul Pensieve Ella 2014 ini hingga selesai.

Oiya apakah saya belum menyebutkan resolusi 2015 saya.
Nah ini dia, lebih tepatnya adalah Do'a, mohon didoakan ya. Amiiiiinn.






Sampai ketemu tahun depan. Happy Holiday All :D


NB : Izin pakai foto oleh WW, MBS, DS, YA.