Pensieve Ella 2014, Traveling for Life Balance

Haii hahahaaa this is ella, yes the real ella : D : D : D


Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa saya masih dalam keadaan sehat wal'afiat dan memulai lebih awal sebelum dibukanya lembaran tahun 2015 untuk kembali berusaha, dengan niat yang keras, mengumpulkan ingatan-ingatan yang mudah-mudahan masih banyak nempelnya jangan biarkan menguap ya (amit2), untuk mulai menulis (lagi).

Sudah sekian lama tak terasa, satu tahun kemudian pun berlalu. Mari penuhi lagi niat awal si Globetrotter ini, memindahkan memory perjalanan ke blog sehingga memberi manfaat bagi diri sendiri dan orang yang membutuhkan info (mudah-mudahan berguna ya). 

Bayangkan kita sekarang ada di ruangan kerja Kepala Sekolah Dumbledore, berjejer foto-foto kepala sekolah Hogwart yang tersenyum bermain mata, melewati barang-barang antik yang menggoda untuk disentuh (Don't touch anything, pesan Prof McGonagal sebelum naik tangga garuda), lalu berdiri phoenix yang sedang sakit batuk, kehilangan warna merah cantiknya di sebelah kanan meja kerja di atas piringan emasnya, lalu berjalan sedikit ke kanan seperti ruang kecil berbentuk tabung silinder tinggi (re: bukan toilet) berpancarkan cahaya biru kehijauan dari cermin cembung (berbentuk seperti wastafel) di dalamnya. Coba dekatkan kepala anda, ya lihat dengan lebih menunduk, lihat lebih dalam sampai ujung hidung menyentuh permukaan seperti air dan aaakkkkk tersedot jauh ke liang waktu, napas berkurang dan bruugg jatuh masuk ke tempat yang tidak familiar. Pensieve Ella.

Di tahun 2014 ini dengan perasaan bahagia sudah saya lalui bukan hanya traveling, tapi traveling yang banyak memberi manfaat, memberi kebugaran, kesenangan, cinta dan keseimbangan dalam hidup.

1. Umroh 

Ketika di tahun 2013 saya sudah menjelajah ke tempat yang lebih dari 11 jam perjalanan pesawat, hati saya pun mencetuk dan merasa ada tempat yang lebih baik yang perlu saya segerakan datangi. Keinginan yang sangat membucah untuk datang ke tempat kesayangan-Nya, ingin merasakan kebahagiaan bahkan saat bahagia itu berupa tangisan dan kedamaian. Yah disinilah tempatnya. Dengan izin-Nya pula do'a saya segera dijawab dan berangkatlah saya di bulan maret 2014 ke Madinah, Mekkah dan sekitarnya untuk menunaikan umroh sekaligus traveling rohaniah/ wisata hati.

Madinah, kota yang tenang dan sejuk

Manusia dari seluruh belahan dunia berkumpul untuk berdoa di sini, di tempat yang sangat dekat dengan-Nya, Kabah, Mekkah.

My team, my brothers & sister, only 7 of us.

Kelegaan karena sudah melalui umroh, berdoa minta sehat sudah, minta ampun, minta lancar dunia akhirat, dan yang paling khusuk minta jodoh. 

Kembali melihat resolusi 2014 saya, sebagai anak muda yang ga mau cuma bikin resolusi tanpa action, saya melancarkan aksi-aksi untuk mencapai resolusi saya di tahun 2014 yaitu : Healthy & Beauty. 

Lalu apa kaitannya sehat dengan traveling? tentu banyak. Saya melihat dari perspektif luas, untuk bisa melakukan traveling yang optimal kita perlu menjaga kebugaran, untuk bisa melakukan photoshot di tempat-tempat yang indah, badan ini juga harus dijaga kesehatannya, untuk bisa melakukan traveling yang tidak biasa dan yang pastinya view alam yang sangat indah nun jauh dan susah didatangi, kita perlu tubuh yang kuat. Semua hal-hal yang positif itu memberi saya energi untuk menikmati traveling dengan berlari.

2. Kampung Awan, Pondok Pemburu, Sentul Bogor


Saking banyak tempat hijau, segar dan pemandangan indah di sekitar sentul berupa sawah, gunung, dan air terjunnya, saya sampai kebalik-balik nebak nama tempatnya. Rute pun macam-macam, untung ada banyak teman yang menemani jadi tugas saya hanya berlari saja dengan variasi rute on the spot yang kita tentukan.
Pondok Pemburu 1 January 2014








Latihan single track di pematang sawah

Heyyy Who can Do the Giant Leap, No Camera Please

Sepanjang hari, background gunung salak terlihat jelas, sampai selesai acara lari-larian.


3. Tahura, Taman Hutan Raya Ir H. Juanda, Bandung


Race trail pertama saya, bertemu dengan orang-orang sehat yang lainnya. Ehem gini-gini bisa dapat juara 10 loh untuk course woman open http://www.indonesianbiking.com/#!hasil-perlombaan/cl92 . Mudah-mudahan bisa mempertahankan di race 2015 dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan pemandangan lebih indah. 

Cheese.. Harusnya kalo finish larinya ke tengah sama bikin gerakan fenomenal ya biar fotonya keren,
bukannya malah minggir sama kasih 2 jari :p

Happy face after finished the race



4. Gunung Pancar

Kita harus melalui hutan gunung pancar untuk bisa sampai kesini, membelah bukit, merangkak lewat semak sebelum segar-segaran di air terjun. *Lovely*




anak kampung (1)



5. Kawah Ratu, Gunung Salak


Foto dibawah ini tampak seperti latian tentara ya, itu kesan pertama. Lama-lama karena pemandangan hijau, batu belerang berbentuk kawah dan bau kentut dimana-mana membuat kita enjoy berlari bersama-sama. Anyway dulu ada yang jail nyembunyiin sepatu saya pas sedang muter-muter berendam kaki di air hangat, lumayan deh kaki ini kepanasan nginjek batu di dasar sungai :(




6. Gunung Gede

Ini gunung susah-susah gampang. Ciaelah mentang-mentang udah ketemu puncaknya, Kontur yang pastinya makin lama elevasinya makin miring dan susah dijalanin. Kalau habis hujan, tanahnya bisa sangat slipery & becek. Batu-batunya juga gede seperti nama gunungnya, jadi kudu hati-hati kalo ga dikasih oleh-oleh gunung gede pas lari turun buppp oleng, Pant*t kena batu aucccchh..Tapi asiknya kalau sudah sampai puncak dan nikmati tidur-tiduran di surya kencana, sudah lupa tuh rasa sakitnya jatuh hehee.


Puncak gede & surya kencana



7. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Katanya sih kalau sudah berani ikut lari disini maka sudah masuk ke tahap medium high karena terkenal gunung ini punya medan yang sulit bahkan bagi pelari dunia. Ada di area hampir ke puncak yang kalau kita melangkah 1 langkah turun mundur 2 langkah, karena jenis tanah yang melorot dan bebatuan kerikil kecil-kecil. Coba deh. Gunung ini rutin menjadi tempat event ultra trail run *tutup mata*






8. Bogor Area



Tak terbantahkan udara yang sejuk, asri di area puncak, kebun raya, dan kota bogor sekitarnya jadi tempat favorit berlari pagi-pagi, selain biaya murah karena dekat rumah. Modal kaki sama uang Rp.4000 buat pulang kalo capek naik angkot.






with mexican man

lilitan akar dari pohon ratusan tahun di Kebun Raya Bogor

Hap hap hajar.. Pernah punya pengalaman lari menuju air terjun tapi lewat jalur sungai. Nah begini pemandangannya.


Lompat ke air, nyebrang sungai, manjat batu. Taraaa. 

9. Car Free Day Area

Pindah kerja dari area utara ke tengah membuat saya sering berkunjung di sekitaran monas & car free day area sehingga memberanikan diri saya ikut race kedua tapi kali ini di road : half marathon. Jangan tanya juara berapa deh, yang ikut 6ribuan, masuk 100besar saja bersyukur. Kapan lagi lari di kota jakarta dengan bebas seperti kita yang menguasai jalanan kayak preman tanpa kendaraan beroda.






saat ada acara ultah AU

Half Marathon, Jakarta Marathon 2014, Next year Bali Marathon, maybe? Yes (done)


Kebanyakan ya fotonya? foto lari semua lagi, Mudah-mudahan menyegarkan mata karena pemandangan alam.

Sekarang kita beralih ke leisure time, setelah capek olahraga ada saatnya kita hanya menikmati me time, people watching & keanekaragaman hayati.


10. Jakarta Sepi

Berhubung lebaran ga mudik, boleh dicoba datang di jakarta saat tidak padat. Kumpulan fotografer berkumpul untuk mengabadikan moment tersebut. Saya? jadi turis dadakan :p

manfaatkan fasilitas public yang ada

bundaran HI diliat dari drone - anonim

Yasudahlah ya foto sekarepmu El


11. Gili tawangan, Gili Nangu, Gili Air, Lombok Nusa Tenggara Barat


Tempat santai-santai paling tepat untuk melupakan rutinitas ya bener di Gili. I was being a different person here, super lazy, but woke up early to catch the sunrise, main-main keliling pulau, nyebur, ngikik kayak anak kecil. Hidup sehat.


Asoy

i miss gili already right now

Kambing pose

under water


12. Surabaya


Suro (Ikan Sura) & Boyo (Buaya), Jawa Timur, Indonesia. Banyak makanan khas dan termasuk kota besar di Indonesia yang bersih. Saya sempat keliling lari pagi dan mendatangi pasar subuhnya, aman untuk cewek, ga ada orang iseng di jalanan.

kalo ga ada mereka ga rame, miss you all

Zangradi,



Lontong Kediri isi kerang cilik-cilik


13. Semarang

Kota di Jawa Tengah ini juga tempatnya pujasera, seperti lumpia semarang, baso tahu, bandeng presto, nasi liwet adalah beberapa makanan khas yang bisa dicicipi di Semarang. Merk nya pun bermacam-macam, kebetulan saat itu saya mencoba tahu baso Puji Ungaran, Loempia Express,Loenpia Mbk Lien, Nasi Liwet Simpang Lima, Bandeng Presto Juana.



14. Komodo, Sailing Trip, Nusa Tenggara Timur

Jelas destinasi ini paling berkesan bagi saya di tahun 2014 karena setelah naik gunung rinjani, turun ke laut untuk ikut komodo sailing trip 3D2N. Saya mendaftarkan diri di kencana adventure http://www.kencanaadventure.com/ dan ambil paket cabin untuk 2 orang, berangkat dari labuan lombok ke labuan bajo. Rutenya adalah : Bangsal - Labuan Lombok, Satonda Island, Gili Laba, Komodo Island, Pink Beach, Labuan Bajo. Warna biru laut yang adorable, berinteraksi dengan teman-teman baru serta menjadi saksi sejarah untuk New 7 Wonder in the World memang worthed dan membuat saya ingin pergi lagi ke bagian Indonesia Timur lainnya.


naik kapal kecil merapat ke pulau


komodo lagi songong

Terima kasih untuk teman-teman saya yang sudah mewarnai tahun 2014 saya, Terima kasih juga buat yang sudah meluangkan waktu membaca blog berjudul Pensieve Ella 2014 ini hingga selesai.

Oiya apakah saya belum menyebutkan resolusi 2015 saya.
Nah ini dia, lebih tepatnya adalah Do'a, mohon didoakan ya. Amiiiiinn.






Sampai ketemu tahun depan. Happy Holiday All :D


NB : Izin pakai foto oleh WW, MBS, DS, YA.

2 comments

Akkk dikomen travel blogger terkenal ;p ayoo semangat dul nulisnya *eh kebalik ya hahaha

Reply

Post a Comment